Showing posts with label Insya Allah. Show all posts
Showing posts with label Insya Allah. Show all posts

26 June 2016

#Mamagalau

Me      : Mah nikahan dea tanggal 6 Agustus. Trus Annisa juga insya Allah udah mau lamaran.
Mama  : Udah pada nikah aja ya... *diam sejenak* Terus kamu kapan...?
Me      :  *baru sedetik belum sempet jawab*
Mama  :  Eh jangan deh kamu mah jangan buru-buru. Di pikir-pikir dulu, jangan sampai salah pilih pasangan... Jangan nyesel nanti kalo udah nikah gabisa bebas ini-itu.. Sekarang dinikmati dulu aja.. Jalan-jalan dulu aja sama mamah..
Me     : *Lah belum juga dijawab, uda argumen sendiri... hahaha si mamah galau*


Yes, Mom.
There will be time when you aren't as strong as now, you may grow older and weaker, and you can't walk far like we used to when travel.
There will be time when I will be busier than ever, working and taking care of my own families that I will have no time for myself.
There will be time when you want me to go travelling with you, but I couldn't because my husband doesn't allowed me to.

Before that time comes, right now, just spend this limited time as much as we can, let's travel more often, taking hundreds photos, simply making memories to the fullest.


Because we can't turn back the time, and we can't heal a regret hearts.


p.s.
Writing this post while making itineraries for our next trip ^^

Berprasangka Baik :)

Sudah tiga hari terakhir ini, puasa cuma setengah hari.
Iya, serius, cuma sampe dzuhur doang. haha
Awalnya udah sahur, niat puasa, bebersih dll, ternyata batal lagi :(

Hari ini sudah hari ke 7... Hiks.
Memang sih setiap tahun batal puasa sekitar 7-8 hari, tapi Ramadhan tahun ini rasanya lebihhh sedih lagi setiap nggak bisa puasa dan ibadah Ramadhan lainnya. Selain itu, ini sudah masuk 10 hari terakhir... tapi apa daya.. Allah yang Maha Berkuasa..

La Tahzan Adrianaaaa!
Astaghfirullah, buru-buru mohon ampun karena sempet kesel gara-gara ini, padahal seharusnya bersyukur sudah dikasih 'colongan' subuh+dhuha+dzuhur dua hari terakhir ini walaupun ngga tau apakah terhitung atau ngga, biarlah  Allah yang menentukan..

Bismillah, berprasangka baik sama Allah, ada rencana dibalik semua ini :)

20 June 2016

Maybe next time ( :

The timings a little bit off, but... i dont want to be sad or regretting over small things like that.

Apa yang akan terjadi, pasti terjadi. 
Allah Maha Mengetahui :)

18 June 2016

Goodbye DeviantArt :')

Today, June 18th, 2016 I decide to delete my deviantart account.

I started deviant-ing around 2009, after graduated from high school and before college started.
I love DA because I always thought that I am an artsy person, and this place is the right place to express that. I met many people, mostly from abroad and only few people from my real life friends were my deviant friends. I was able to expressed myself that time. I was excited to go anywhere to take good pictures and my desire to draw rose up so high back then.

Actually my DA was ignored for years, until recently I found my own profile by accident and decided to logged in. I just realize that I posted some unworthy images and really ashamed with myself in the past haha
I cleaned up some of my submissions and some reminded me of my not-so-good past. It felt so bittersweet. Because I promised myself I want to change wholeheartedly, so letting go of my past is very important. Besides, I want to limit myself in social media from now.



 





7 years.
170 Deviations.
3.531 Comments.
14.419 Pageviews.

Good bye DeviantArt, you are good while it lasted :)

09 June 2016

Wishlist: T-Express



Aaaaahh.. nemu foto ini.
Ceritanya mau ala-ala ootd gitu sih.
Tapi malah kebawa feeling pengen naik T-Express T_T
Saat itu partner travellingnya ga ada yg mau diajak naik itu, pd takut semua😔 dan krn waktu tunggunya nyampe 2,5jam, ga kebayang jg kalo nekat ngantri sendiri.. bisa garing -_-

Oh siapapun.. next time temani aku naik T-Express please..... 



Marry your daughter - Brian McKnight





A good guy friend of me send me this video a while ago.
He is the kind of friend that shares da'wah with me, we only met once or twice a year but we always in contact. We shared each others love stories, hardship in life, and worries. No feelings involved, really.

I guess he wanted me to change my perspective about guys, that this should be what guys do if they are serious with me. No dating, no chatting, no bullshit promises, just go talk to my father first and see what happened next.

I melted everytime I watched this vid actually :'D Me and my weak heart. Haha.
Well if his intention of giving me this video was to change my standard of how to be treated by guys, I do admit that he succeeds.

and that's a good thing.


31 May 2016

Us girls

A: Aaaaakkk gimana cerita ceritaaa!!!!!
U: Jd ginii bla bla bla ojmgdsghnklayhjalakajjsksia
A: omg kyaaa kyaaaa
U: terus lo gmn sm xxxx ?
A: ga gimana2 koook, cuma bla bla bla kdiospsljsiaiyahksldpdlsnusubslspdldoicnsisikdpfkeuaubaldpkdjsbusksksojndkdpsijdbdkdikdpdpdoahisbsksi
U: omg kyaaa kyaaa
A: *msh lanjut* tapi fkiajapdpmxlahagavsjuxd kayaknya mskdlspisnsoxisnks makanya dlidnalaihansajusisna huuu yaudalah yaa kyknya ga mungkiiin skkanakaohallahha
U: Ding... ding... your eyes... i can see it.. *with obvious smirk*
A: *caughtredhanded* *tryingtogetoutoftopics* *runs*

uh oh, you cant fool your best friend.

28 May 2016

Okay but Not Okay


Hari ini sedih.

Whyyyyy? gagal donor darah. DUA KALI :(
Awal ceritanya, gw udah niatin hari ini mau donor darah di RS fatmawati. Setelah rencana selalu tertunda dari bulan April, pokoknya hari ini gw akan donor darah!
Jam 1 siang gw baru berangkat dari rumah dikarenakan sempat ketiduran lagi dari jam 10 sampai jam 12an. Berangkatnya pake drama dulu sama si dyas yg gak ikhlas nganterin ke depan, akhirnya nyampe RS Fatmawati jam 2 siang. Oiya, kenapa gw pilih donor di RS Fatmawati? karena diantara semua tempat donor yang pernah gw coba, disini yang paling nggak sakit prosesnya. Bener-bener selama proses nggak berasa perih atau gatal sama sekali, bahkan saat jarumnya dicabut pun nggak sakit. 
Oke setelah itu nyampe langsung ke Unit Transfusi Darah, karena ini kedua kalinya gw kesana jadi udah hapal jalannya nggak pake nyasar2. Pas nyampe, daftar, nunggu atrian cuma 2 orang, lalu dipanggil untuk diperiksa Hb nya. Seperti biasa, pertama-tama petugasnya ngeliat gw hal yang dia tanya adalah, "Mbak berat badannya berapa?" gw pun bilang "Lupa saya mas, coba saya cek dulu ya" lalu gw lepas sepatu dan timbang berat badan. 
O-oow... cuma 47 kg. Waduh, kenapa ngepas banget. Ngerasa gak aman, gw pun boong dikit dan jawab "48 kg mas". Jawaban sang petugas yg selanjutnya lah yang membuat gw shock karena dengan santainya dia bilang "Wah gak bisa dong Mbak. Belum 50kg." HAH?? Kemudian gw pun protes, "Lah mas beberapa bulan yang lalu saya donor disini kok berat saya sama tapi bisa..???" Lalu petugasnya nunjukin gw kertas yang intinya peraturan terbaru kalau minimal donor darah 50 kg untuk kantung darah 350cc. Aaaaah hati gw hancur. literally. Sedih paraah. Setelah petugasnya bilang kalo bener-bener gak bisa, gw pun melangkah keluar dari ruangan tersebut dan berjalan lunglai keluar RS.

Sedih, tapi yang namanya Adriana tidak gampang menyerah. Langsung terpikir untuk coba donor darah di senayan city, soalnya sering donor disana dan siapa tau 47kg masih diterima. Akhirnya langsung cus pesen gojek otw ke senayan city. Melewati jalanan sabtu siang yang macet, jam 3 sore sampai di senayan city. Jadi kali ini strateginya gw makan siang dulu yang banyak baru ke unit donor darahnya. Bingung mau makan apa karena ga begitu nafsu makan, jadinya makan yoshinoya. Awalnya enak, tapi karena pas lagi makan sambil ngurusin kerjaan malah jadi tambah ga nafsu makan :( Tapi dipaksain demi berat badan nambah beberapa gram. 
Sesudah makan, langsung ke unit donor darah di lantai LG bagian pojokan crystal lagoon. Masuk ruangan, ke meja pendaftaran kosong tapi gw pede aja langsung isi formulir. Kondisi di ruang donor saat itu tumben rame, beberapa kali gw kesitu selalu sepi palingan cuma 1-2 orang lain yg donor. 
Again, begitu petugas muncul melihat gw, keluar lah itu pertanyaan sakti "Mbak beratnya berapa?? Udah pernah donor sebelumnya??" gw bilang aja langsung "48 kg mas, udah sering kok disini" dan supaya dia yakin, gw kasih kartu donor gw ke dia. Masnya minta gw timbang ulang aja siapa tau beratnya berubah, yaudaaaah gw timbang ulang. Ajaib, tiba2 berat gw beneran jadi 48 koma sekian, hebat jg cuma makan yoshinoya semangkok bisa naik 1an kg. Gw konfirm lagi deh tuh ke masnya kalo berat gw 48 lebih dikit, dan TARAA~ Masnya tersenyum dan bilang gw bisa donor. YAY! 
Eh tunggu jangan happy dulu. Habis ini masih cek Hb yang juga sering bikin gw ditolak donor krn gw cenderung darah rendah. Di ruang periksa, jari tengah kanan gw ditusuk dan anehnya kok petugasnya ambil darah gw banyak banget, nggak pake alat yang otomatis gitu. Gw liat dia ngambil darah gw di semacam pipet mini lalu dijatuhin ke gelas berisi cairan warna biru, tunggu sedetik dan bilang "Mbak, darahnya ngambang". Okay gw bingung.
"Mmmm terus kenapa mas??"
"Iya ngambang Mbak, harusnya tenggelam. Berarti Hb nya dibawah 12. Jadi belum bisa donor."
 JEGEEERRR bak petir di siang bolong, gw shock untuk yang kedua kalinya, gimana coba rasanya nerima penolakan dua kali dalam sehari. Gw cm bengong sesaat untuk mencerna kalau takdir ya takdir. Mau dicoba kayak apapun juga ya nggak bisa dipaksa. Yaudah, harus ikhlas. Memang niat gw pengen donor untuk menolong orang lain, tapi yang utama diri sendiri juga harus sehat untuk bisa menolong orang lain.

Setelah keluar dari ruang donor, sambil jalan ke mushola sambil mikir. Iya juga sih, kalo dipikir-pikir seminggu terakhir ini gw kurang nafsu makan. Gw nggak puasa senin-kamis, tapi gw malah lebih sedikit makan dibanding saat puasa. Gw nggak pernah makan malem lagi. Dari sisi lainnya, I am mentally not okay. Nggak bisa dipungkiri kalau seminggu ini kadar stress gw sedang dalam puncaknya. Urusan pekerjaan dari schedule open, publish schedule, audit, dan masalah pribadi lainnya yang bikin gw nggak bisa tidur nyenyak. I live like a normal person, but deep inside I'm just a zombie. I feel okay, nothing wrong with myself when in fact i'm totally not okay in every aspects. 

Jadii.. apakah pelajaran yang bisa diambil dari kejadian hari ini?
1. Jangan keras kepala
2. Donor darah bukan hal yang bisa digampangin atau dimanipulasi, karena ini berurusan dengan nyawa orang yang akan kita tolong so just make sure we are really eligible to donor OR we better not doing it.
3. You are unhealthy, Adry! Physically and Mentally! Make sure to eat a lot this week, sleep early, consume vitamin and go back again next week!

ps.
Btw, udah lama juga ya ga nulis post pake bahasa indonesia. Bukannya sok-sokan pengen english terus sih, cuma berasa lebih awkward aja nulis pake bahasa indonesia haha

22 September 2015

Blood Donation

If there is one thing that both giving and receiving greater value, i think its Blood Donation.


There is not a bad thing about Blood Donation in my opinion.
Some things that you should know about blood donation:
1) By letting the blood out, you are letting your body produce new cells to grow and giving you new sets of fresh blood
2) Do you know that you have to be healthy to give blood? So be thankful if you are eligible to do it because that means your body is in a good condition :)
3) Blood donation is a basically an investment to your own protection. Why? if someday you are caught into accident and in need of blood who knows if its your own blood that saves your life?
4) There is no more greater reason to give blood except the reason of helping people who is in need of it.


So if physically you are able to donate blood but the only thing that stopping you from giving it is because you are scared of needles and pain, please think twice.
If someday you or people around you need it but no one willing to gave it because they are scared to do it, what will you feel? 

I am admit that I was afraid of donating blood at first because people said it hurts and your body will be weak after that. But you know what? Let me tell you my own story.

When I was high school, three of my closest friend and I study together for university entrance exam. One of my friend suggested us to do nazar (promise) if we were accepted into Universitas Indonesia we should give blood donation. I did not think twice and joined the nazar. Apparently, I was the only one who got accepted at Universitas Indonesia. It was year 2009 and I want to give blood donation but people said I cant, because I was too skinny and weighed less than 45 kilograms. To be honest, I forgot my nazar for some time until 2012 I remember about it and after that I tried to gain weight. On my birthday that year, I decided I will give blood donation to fulfill my nazar as I want to do good things on my birthday. So I went to blood donation unit in Senayan City Mall and from the pre-check I was fit to do it. That day, i finally fulfilled my nazar and I never thought that giving blood gave something  like.... very mysterical feeling to me. Suddenly I wanted to do it again and again. Its also did not hurt like what people said. Its only hurt a little. After that, I always looked forward to give blood donation and encourage my friends to do it too. Right now, i am a regular blood donator every 3-4 months. ^^ 


I hope this post will encourage people who read it to let out 350cc of your precious blood to those in need :)